Pada rangkaian acara Open House SDIAK tersaji Talk Show dengan tema menarik yaitu “Pentingnya pendidikan kreatif dan karakter islam pada zaman now” dengan Narasumber Ustadzah Kingkin Anida seorang Praktisi Dakwah dan Pakar Parenting Keluarga Muslim Nasional dan Ustadz M. Jamhuri Ashar, Lc seorang praktisi dakwah dan juga pimpinan lembaga pendidikan islam dan Pakar Parenting Keluarga Muslim Nasional.
Harus kita sadari bahwa Orang tua, guru dan lingkungan memegang peranan penting terhadap setiap fase perjalanan tumbuh kembang anak. Sebagai contoh ketauladanan, Orang Tua dan Guru harus dengan sabar, berperan aktif dan kreatif dalam menanamkan sikap, prilaku, tutur kata yang mulia terhadap anak. Sinergitas antara guru disekolah dengan orang tua dirumah penting dilakukan agar potensi anak berkembang secara maksimal.
Dalam upaya menumbuh kembangkan kesadaran tentang prisnsip-prinsip dan dasar-dasar akhlak. Orang tua harus menanamkan sejak dini makna Inna sholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil ‘alamin (Sesungguhnya Sholatku, Ibadahku, Hidupku dan Matiku hanyalah untuk Allah SWT, Tuhan semesta alam). Ibadah sholat mengajarkan kedisiplinan waktu dan tanggung jawab. Dengan membiasakan anak konsisten dalam beribadah dan beramal sholeh sedini mungkin akan berpengaruh terhadap kedisiplinan menjalankan aktivitas yang lain. Sehingga anak akan terbiasa menempatkan diri dalam menyesuaikan waktu.
Pada proses pembentukan karakter islam, orang tua beserta guru harus secara kontinyu menanamkan Visi hidup seorang muslim sejak dini agar Orientasi hidup anak terarah dan mampu di terapkan dengan penuh kesadaran. Inna sholata tanha anil fahsyai’ wal munkar, Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain), dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Penguatan tersebut penting agar siswa mengetahui baik dan buruk setiap aktivitas dan selalu bersama Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari.
Dengan terbiasa mendisiplinkan diri dan menerapkan amalan-amalan islam dalam aktivitas sehari-hari maka akan lahir anak dengan Insan Muslim yang berkualitas dan dapat diterima di dunia global.
SDI Anak Kreatif adalah fenomena baru dunia pendidikan Sekolah Dasar di Kabupaten Tangerang, selain berkomitmen membangun Insan muslim sejak dini, SDIAK juga terus berupaya melahirkan inovasi kreatifitas dalam pemberian materi pembelajaran.
Dalam prakteknya SDIAK selalu berupaya mengembangkan inisiatif anak dengan membiasakan bahasa Tanpa 3M (Menyuruh, Melarang, Memaksa) dengan Memberikan pemahaman dalam setiap arahan, dan menerapkan prinsip-prinsip dasar sekolah dalam pembelajaran setiap harinya.
HAPPY : Anak-anak harus bahagia, belajar dengan cara yang menyenangkan, dan guru harus kreatif dalam menciptakan kegiatan pembelajaran.
SMART : Dengan dibekali pengetahuan dan pendidikan karakter dengan cara kreatif, anak akan menjadi cerdas dan berani menghadapi setiap perubahan zaman.
CREATIVE : Kreatif berfikir dan menciptakan karya. penerapan arti KREATIF (Kejujuran, Ramah, Empati, Amanat, Taat kepada orang tua, Insiatif, Fastabiqul Khairot)
QURANIC CHARACTER GENERATION: SDIAK menjadikan Al-Quran sebagai sumber utama pendidikan karakter dalam Islam. Merepresentasikan Al quran dalam kehidupan sehari-hari.



